Bengkulu, 21 Oktober 2025 – Momentum Hari Bakti Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Provinsi Bengkulu pada hari ini menjadi ajang penegasan komitmen TPP sebagai ujung tombak pembangunan desa. Dipusatkan di Balai Semarak Bengkulu dan Desa Srikaton Kab. Bengkulu Tengah, peringatan ini tidak hanya menguatkan solidaritas, tetapi juga memfokuskan peran vital TPP dalam menyukseskan Program kementerian Desa dan visi Gubernur, Pro Rakyat dan kesejahteraan masyarakat.
Acara diawali dengan upacara khidmat yang dipimpin oleh Pejabat Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu. Peringatan ini dihadiri langsung oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Kepala Pusat (Kapus) Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Propinda), Kepala Dinas PMD Provinsi, serta seluruh Pendamping Desa se-Bengkulu.
Dalam sambutan tertulisnya, Gubernur Bengkulu menyampaikan amanat besar kepada seluruh Pendamping Desa. Gubernur secara khusus hadir dan menekankan peran strategis TPP dalam mengawal pembangunan desa dari hulu ke hilir—mulai dari perencanaan hingga pertanggungjawaban anggaran.
Setelah upacara, kegiatan dilanjutkan dengan sarasehan yang intensif bersama Sekda, Kapus Kemendes PDTT, dan Gubernur.
Kapus Kemendes PDTT menegaskan adanya penyesuaian kebijakan dari pusat, yaitu peniadaan rekrutmen TPP baru pada tahun 2025. Untuk menjamin keberlanjutan dan profesionalitas, TPP diminta segera mempelajari dan merujuk pada regulasi baru: Keputusan Menteri Desa (Kepmen) Nomor 294 Tahun 2025 tentang Petunjuk Teknis Pendampingan Masyarakat Desa.
Kapus juga menekankan dua poin kunci:
Fokus Kerja: TPP harus menjalankan 12 Astacita Kementerian Desa sebagai panduan utama.
Koordinasi Pemanfaatan: Instansi di luar Dinas PMD yang ingin memanfaatkan TPP diwajibkan untuk berkoordinasi dengan Dinas PMD dan mengeluarkan surat tugas resmi. Langkah ini diambil untuk memastikan fokus kerja TPP tetap terjaga dan profesionalitas tidak terganggu
Masih dalam acara sarasehan Sekda menyampaikan Fokus utama Gubernur adalah suksesnya program unggulan daerah: "Sa-De-Sa-He" (Satu Desa Satu Hektar). Program penanaman jagung 1 hektar di setiap desa ini dikawal TPP untuk memperkuat kemandirian ekonomi dan ketahanan pangan lokal.
Dalam acara sarasehan Guburnur Provinsi Bengkulu menyempatkan berdialog langsung dengan TPP meminta TPP menjadi duta informasi yang benar di masyarakat. Mereka diamanatkan untuk menyebarkan kabar tentang keberhasilan program-program pro-rakyat yang telah berjalan, meliputi: infrastruktur jalan mulus dan jembatan, mobil ambulans desa gratis, serta layanan BPJS dan kesehatan gratis. Melalui sinergi antara kebijakan pusat dan prioritas daerah, Peringatan Hari Bakti TPP 2025 ini menjadi titik tolak bagi TPP Bengkulu untuk bekerja lebih keras, cerdas, dan profesional dalam mewujudkan desa yang mandiri dan sejahtera.
Setelah selesai acara sarahen seluruh TPP melanjutkan kegiatan hari Bakti di Desa serikaton Bengkulu tengah. Kegiatan bazar murah, penyerahan santunan sosial, donor darah dan Lomba antar kabupaten senam tabola bale.
Acara hari Bhakti dimulai dari Kata Sambutan Kepala Desa Sri Katon, Kata Sambutan dari Staf Ahli Bupati Kabupaten Lebong, Kata Sambutan Bapak Gubernur yang diwakili oleh Bapak Kepala Dinas PMD Provinsi Bengkulu, Penyerahan Santunan kepada yang berhak menerimanya, antara lain penyerahan Kursi Roda, alat bantu pendengar, dilaksanakan juga kegiatan pasar murah yang dapat meringankan beban masyarakat terutama pemenuhan kebutuhan pokok seperti beras, minyak, gula dan sembako lainnya., penanaman Pohon Matoa sebanyak 50 batang.
Pada pukul 17.00 acara penutupan dan seluruh peserta kembali ketempat tinggal masing-masing,.-





Tidak ada komentar:
Posting Komentar